Senin, 04 Mei 2015

PERTEMUAN ASOSISASI WANITA PENGUSAHA MAKANAN RINGAN BANJARNEGARA

By  in Kegiatan PLUT, Releases with No Comments on Pertemuan Asosisasi Wanita Pengusaha Makanan Ringan Banjarnegara10303446_642751375819848_2303184322907392137_nJawa Tengah-Banjarnegara Asosiasi Wanita Pengusaha Makanan Ringan Kabupaten Banjarnegara melakukan pertemuan setiap bulan, dimana untuk menjadi wadah berbagi informasi dan menjalin silaturohim antar anggota.Pertemuan dilaksanakan pada hari yang sudah di agendakan Selasa (13/5/2014) dirumah Asrof selaku pengusaha Syrup Carica Dieng Desa Batur Kecamatan Batur Banjarnegara. Para Pengurus yang dari dataran rendah dari mulai jam 07.30 WIB sudah berkumpul ditempat yang sudah disepakati menuju perjalanan ke Batur sejumlah tiga rombongan mobil mereka sengaja bareng rombongan dikarenakan lokasi sangat jauh, kurang lebih memakan waktu dua jam sampai lokasi. Dari lokasi tersebut sudah berkumpul anggota dari daerah yang paling dekat sehingga selang berapa waktu acara di mulai.“ Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturohim dan bisa saling memberikan informasi terkait dengan produk yang masing-masing yang diproduksi, baik dari kualitas dan pemasaran bersama. Unutk pemasaran yang akan digelar melalui pameran di Alun-alun Purwokerto rencana tanggal 22 -24 mei 2014 maka dibahas dalam pertemuan ini,”Kata Sulis selaku Ketua Aswapemari Banjarnegara.Dalam pertemuan tersebut tidak ketinggalan konsultan PLUT ikut diundang, salah satu dari konsultan diberi waktu untuk menyampaikan tentang PLUT KUMKM Jawa Tengah dan berbagi informasi terkait pengembangan KUMKM yang ada.“Untuk kemajuan bersama antar pengusaha makanan ringan ini memang sangat baik dan menjadi kelompok yang bisa saling membantu dan berbagi informasi, semoga asosiasi ini nantinya bisa menjadi barbadan hukum Koperasi sehingga dalam anggota lebih solid dan penerimaan manfaat tersebut lebih banyak nantinya. Termasuk dari kualitas makanan yang diolah juga diperhatikan kualitas, kemasan dan pemasrannya, kami dari PLUT KUMKM Jawa Tengah yang bertempat di Purwokerto siap bila nantinya dibutuhkan untuk berusaha membantu permalahan Aswapewari tersebut,” Kata Kuswoyo selaku konsultan Pendamping PLUT Jateng.

Ayam Bakar Ngimbang Juarai Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri


Angkat nama tanah kelahiran, Ngimbang, sebuah kawasan tertinggal di Kabupaten Lamongan Propinsi Jawa Timur, Dymas Tunggul Panuju sukses menjuarai kompetisi Wirausaha Muda Mandiri. Ayam Bakar "Ngimbang" yang telah dirintisnya sejak 2006 lalu ini berhasil membawanya meraih penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono. Ia sukses menyisihkan 48 nominator dari seluruh Indonesia dalam seleksi nasional. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) yang baru saja yudisium ini dinyatakan terbaik untuk kategori usaha jenis makanan. Diwawancarai PRASETYA Online, Dymas pun mengisahkan kerja kerasnya merintis usaha Ayam Bakar Ngimbang ini. "Saya mengawali bisnis dengan membuka jasa Katering untuk kegiatan kemahasiswaan. Untung yang diperoleh kala itu lumayan sehingga bisa menjadi modal untuk mendirikan bisnis", kata dia. Tidak berhenti disitu, ia pun membawa proposal bisnisnya ini maju ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2007 dan berhasil mendapat dana Rp 6 juta. Alhasil, ia pun memiliki modal cukup untuk mendirikan outlet perdananya di kampus UB. "Saat itu saya memiliki satu outlet di kawasan hutan FMIPA. Setiap harinya pembeli yang rata-rata mahasiswa berjubel untuk mengantre sehingga menimbulkan kecemburuan penjual lainnya di kawasan tersebut", kata dia. Berawal dari kecemburuan yang berbuntut konflik, Dymas pun akhirnya memutuskan memindah outletnya ke kawasan Kalpataru. Dengan pembeli yang banyak setiap harinya, ia kemudian berhasil menambah outletnya di pusat perbelanjaan Matahari Pasar Besar. Tidak disangka, saat ini empat outlet telah ia miliki dengan omset sekitar Rp 12 juta/outlet. "Dengan empat outlet tersebut, saya menghabiskan ayam broiler sekitar 40-55 potong /hari", ujar Dymas yang mematok harga ayam bakarnya Rp. 7500 - Rp 10 ribu per paket.Dalam menjalankan bisnis ini, Dymas mengaku menerapkan semua ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah. "Semua ilmu yang saya peroleh di THP saya terapkan untuk mengembangkan bisnis saya, ujar pria yang juga owner Ojek Online "ST12" dan makanan ringan "Hot Pipiaky, Bakpia vs Dorayaki" ini. Selain teori di bangku kuliah, Dymas juga menerapkan pengalamannya sebagai juru antar katering dan pelayan restoran saat ia mengalami masalah ekonomi di awal perkuliahannya.
Dengan ilmu seperti teknologi pengolahan hasil hewan dan teknologi pengolahan rempah, ia meracik berbagai bahan dan bumbu menjadi menu andalannya. "Keunggulan Ayam Bakar Ngimbang ini adalah memakai nasi bakar, kecap mentega dan kecap kacang serta tujuh macam sambal yang bisa dipilih sendiri oleh pembeli", tutur Dymas yang pernah juga menjadi Runner Up "Young Entrepreneurship Award" 2008, yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia bekerjasama dengan Commonwealth Bank. Mengembangkan bisnisnya, Dymas menggunakan model franchise dengan telah dimilikinya satu unit dapur induk dan kantor pemasaran.

Contoh Wirausaha Muda Mandiri 2015

Ada beberapa contoh wirausaha muda mandiri 2015 yang mungkin bisa anda jalankan dengan mudah baik itu dengan modal usaha yang kecil maupun dengan modal usaha yang besar. Dan salah satu jenis wirausaha muda mandiri yang mungkin bisa dijalankan oleh anak-anak mudah jaman sekarang adalah, usaha yang bergerak dalam bidang jasa, dimana anak-anak muda ini bisa menjalankan usaha dalam bidang jasa yang bisa membantu teman atau orang lain yang membutuhkannya.
Banyak contoh usaha dalam bidang jasa yang bisa dijalankan oleh anak muda, terutama mahasiswa yang ingin memiliki penghasilan sendiri untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Dan salah satu contoh usaha yang mungkin bisa dijalankan oleh para wirausaha muda ini adalah usaha jasa pengetikan, dimana anda menyediakan jasa pengetikan ini untuk membantu mereka yang sibuk dengan urusan kantor atau kuliahnya.
Usaha jasa ini akan sangat berkembang jika anda semua bisa menjalankan usaha jasa pengetikan ini. Dengan modal laptop atau komputer pribadi dan printer pribadi yang sudah anda miliki, anda sudah bisa menjalankan usaha ini dan anda pun bisa mendapatkan penghasilan yang cukup menguntungkan dari usaha jasa pengetikan ini.
Selain usaha jasa pengetikan, contoh lain usaha yang bisa dijalankan oleh para wirausaha muda saat ini adalah usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan, seperti menjual makanan buatan sendiri, kerajinan tangan hasil karya sendiri, dan menjual produk usaha tersebut di daerah sekitar dengan harga yang terjangkau tapi bisa menghasilkan penghasilan yang menguntungkan dari hasil penjualan produk tersebut.
Dengan niat usaha yang kuat untuk menjalankan sebuah usaha, dan dengan pemilihan jenis usaha yang cocok dan menjanjikan, maka anda pun bisa mendapatkan penghasilan yang menguntungkan dari usaha yang anda jalankan. Dan itulah sedikit ulasan mengenai wirausaha muda mandiri 2015 yang dapat kami sampaikan kepada anda semua. Semoga artikel mengenai wirausaha muda ini bisa menjadi sebuah artikel bisnis yang bermanfaat untuk anda semua.